Polres Sukabumi Kota Tindak 3.760 Pelanggar di Operasi Zebra Lodaya 2016


img-20161130-wa0199
tribratanewspolrestasukabumi.com- Dalam kurun waktu dua Minggu sejak dimulainya Operasi Zebra Lodaya 2016 pada 16 November lalu, Kepolisian Resor Sukabumi Kota berhasil menjaring sedikitnya 3.760 pengendara yang melanggar lalu lintas di sejumlah daerah di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Sebanyak 2.600 diantaranya termasuk dalam kategori pelanggaran berat, seperti melawan arus dan melanggar rambu-rambu lalulintas.

Kepala Satuan Lalulintas Ajun Komisaris Polisi Agoeng Ramdhani, S.I.K., SH. menuturkan bahwa pelaksanaan operasi Zebra Lodaya 2016 yang dilaksanakan sejak tanggal 16 hingga 29 November ini merupakan langkah preventif Kepolisian untuk penegakan disiplin dalam berlalulintas serta mengurangi angka kecelakaan lalulintas. 

“Jumlah pelanggaran yang terjaring pada operasi Zebra Lodaya kali ini terbilang menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Yakni, terdapat 4.900 pelanggaran pada operasi zebra tahun 2015. Menurunnya angka pelanggaran ini berkisar sekitar 23 persen,” jelas Agoeng.
img-20161130-wa0205
Selain itu, Agoeng pun menjelaskan bahwa pelanggar lalu lintas yang masuk kategori berat, seperti melanggar rambu-rambu lalu lintas, melawan arah dan tidak memiliki SIM. Sedangkan pelanggaran sedang, rata-rata tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor dan tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil. 

“Mayoritas pelanggaran lalu lintas berhasil kami jaring di tiga titik di kawasan Kota Sukabumi, diantaranya di Jalan Ahmad Yani, Jalan Martha Dinata dan Jalan RA Kosasih Kota Sukabumi,” tambahnya.

Para pelanggar yang terjaring operasi Zebra Lodaya 2016 dikenakan sanksi sesuai dengan katagori pelanggarannya. Tindakan tegas sengaja dilakukan untuk menumbuhkan disiplin dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. 

“Untuk itu, kami himbau agar pengemudi dapat mentaati peraturan lalu lintas. Saya berharap masyarakat dapat membudayakan tertib berlalu lintas. Sebab, keselamatan ini bukan untuk polisi melainkan untuk keselamatan pengguna jalan,” singkatnya. (SC)

Sebarkan berita ini .
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Previous RIBUAN WARGA KOTA DAN KABUPATEN SUKABUMI IKUTI APEL NUSANTARA BERSATU
Next 37 tahun Mengabdi di Kepolisian, Polisi di Sukabumi Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *