Puluhan Pengendara Sepeda Motor Berknalpot Bising di Sukabumi Ditindak Polisi


Puluhan pengendara sepeda motor berknalpot bising ditindak Jajaran Polres Sukabumi Kota di depan Posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Dhorifah Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Sabtu (16/01/2021).

Sedikitnya, 40 pengendara sepeda motor harus mencopot knalpot bising tersebut dan menggantikannya dengan knalpot standar secara langsung di tempat.

Selain itu, para pelanggar Lalu lintas tersebut dituntut membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, menggunakan modifikasi sepeda motor dengan knalpot bising.

Kapolsek Sukalarang IPTU Wahyudi menyampaikan bahwa penindakan terhadap para pelanggar Lalu lintas khususnya para pengendara sepeda motor yang lakukan modifikasi dengan knalpot bising telah dilakukan sejak jauh-jauh hari guna ciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah.

“Penindakan terhadap para pengendara sepeda motor yang bandel memodifikasi sepeda motor dengan knalpot bising ini telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari sesuai dengan atensi dan perintah pimpinan untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah,” ujar Wahyudi.

“Adapun tindakan yang kami lakukan adalah dengan menyuruh si pengendara untuk mengganti knalpot bisingnya dengan knalpot standar dan membuat surat pernyataan supaya tidak mengulanginya lagi,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Polsek Sukalarang berhasil mengamankan 124 knalpot bising.

“Sampai hari ini, ada 124 knalpot bising yang sudah kami sita dan amankan di Mapolsek yang nantinya akan kita musnahkan bersama-sama dengan knalpot bising lainnya yang berhasil disita oleh Polsek-polsek yang ada di Jajaran Polres Sukabumi Kota,” jelas Wahyudi.

Sebarkan berita ini .
Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Previous Polres Sukabumi Kota Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Safari Jumling
Next Tidak Bawa Hasil Tes Rapid, Ratusan Pengendara Luar Kota Putar Balik

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *